Penerapan Kombinasi Metode SWARA dan MAUT dalam Penentuan Kelayakan Calon Pendidik
Abstract
Proses seleksi penerimaan calon guru merupakan langkah kritis dalam memastikan kualitas pendidikan yang berkualitas bagi siswa. Selain menilai kualifikasi akademik seperti latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja, seleksi juga harus mempertimbangkan aspek-aspek seperti kemampuan komunikasi, keterampilan interpersonal, kemampuan mengelola kelas, dan dedikasi terhadap profesi pendidikan. Permasalahan utama dalam seleksi penerimaan calon guru adalah kesulitan dalam menilai aspek kualitatif seperti kemampuan mengajar, komunikasi interpersonal, dan kepemimpinan. Tujuan dari penelitian penerapan kombinasi Metode SWARA dan MAUT dalam seleksi penerimaan calon guru adalah untuk mengembangkan pendekatan yang lebih efektif dan komprehensif dalam proses seleksi penerimaan calon guru. Dengan menggabungkan metode SWARA dan MAUT, penelitian ini untuk meningkatkan objektivitas dan keakuratan penilaian terhadap kandidat guru berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Selain itu, penelitian ini juga untuk memahami implikasi kombinasi kedua metode tersebut terhadap keputusan akhir dalam seleksi calon guru, serta untuk menyediakan landasan teoritis yang kuat untuk meningkatkan proses seleksi SDM di bidang pendidikan. Hasil perangkingan menunjukkan nilai tertinggi pertama sebesar 0,7043 didapatkan oleh kandidat GY serta berhak mendapatkan peringkat 1, nilai tertinggi kedua sebesar 0,5804 didapatkan oleh kandidat AJ serta berhak mendapatkan peringkat 2, dan nilai tertinggi ketiga sebesar 0,5365 didapatkan oleh kandidat MS serta berhak mendapatkan peringkat 3 dalam seleksi penerimaan calon guru. Hasil perangkingan dengan menggunakan kombinasi metode SWARA dan MAUT ini menjadi rekomendasi bagi sekolah dalam seleksi penerimaan calon guru.
Downloads
References
A. Tembren and M. M. Tahar, “Penerimaan guru terhadap pelaksanaan program pendidikan khas integrasi (PPKI) di daerah Sibu,” J. Dunia Pendidik., vol. 4, no. 1, pp. 127–144, 2022.
A. Dudung, “Kompetensi profesional guru,” JKKP (Jurnal Kesejaht. Kel. Dan Pendidikan), vol. 5, no. 1, pp. 9–19, 2018.
M. H. Sadeghiravesh, H. Khosravi, and A. Abolhasani, “Selecting proper sites for underground dam construction using Multi-Attribute Utility Theory in arid and semi-arid regions,” J. Mt. Sci., vol. 20, no. 1, pp. 197–208, 2023.
I. Oktaria, “Kombinasi Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan Rank Order Centroid (ROC) dalam Pemilihan Kegiatan Ekstrakulikuler,” J. Ilm. Inform. dan Ilmu Komput., vol. 2, no. 1, pp. 1–11, 2023.
H. Jaafaru and B. Agbelie, “Bridge maintenance planning framework using machine learning, multi-attribute utility theory and evolutionary optimization models,” Autom. Constr., vol. 141, p. 104460, 2022.
W. Saputra, S. A. Wardana, H. Wahyuda, and D. A. Megawaty, “Penerapan Kombinasi Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan Rank Sum Dalam Pemilihan Siswa Terbaik,” J. Inf. Technol. Softw. Eng. Comput. Sci., vol. 2, no. 1, pp. 12–21, 2024.
C. Campos Valverde, “Adding value to a mining corporation through project portfolio management: Combined approaches of portfolio theory and multi-attribute utility theory,” 2023.
A. Štilić, A. Puška, A. Đurić, and D. Božanić, “Electric Vehicles Selection Based on Brčko District Taxi Service Demands, a Multi-Criteria Approach,” Urban Sci., vol. 6, no. 4, p. 73, Oct. 2022, doi: 10.3390/urbansci6040073.
H. B. Santoso, I. W. Sriyasa, and P. Citra, “Kombinasi Metode SWARA dan SMART Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Guru Berprestasi,” J. Artif. Intell. Technol. Inf., vol. 2, no. 1, pp. 38–50, 2024, doi: 10.58602/jaiti.v2i1.102.
V. H. Saputra and S. Setiawansyah, “Penerapan Metode SWARA dan Grey Relational Analysis Dalam Pemilihan Karyawan Terbaik,” J. Artif. Intell. Technol. Inf., vol. 2, no. 1, pp. 51–61, 2024.
P. Rani et al., “Hesitant fuzzy SWARA-complex proportional assessment approach for sustainable supplier selection (HF-SWARA-COPRAS),” Symmetry (Basel)., vol. 12, no. 7, p. 1152, 2020.
D. Stanujkić et al., “A new grey approach for using SWARA and PIPRECIA methods in a group decision-making environment,” Mathematics, vol. 9, no. 13, p. 1554, 2021.
A. F. Pasaribu, A. Surahman, A. T. Priandika, S. Sintaro, and Y. T. Utami, “Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Guru Menggunakan SAW,” J. Artif. Intell. Technol. Inf., vol. 1, no. 1, pp. 13–19, Feb. 2023, doi: 10.58602/jaiti.v1i1.21.
H. B. Santoso, “Metode Pembobotan Simplified Pivot Pairwise Relative Criteria Importance Assessment dan COPRAS Dalam Penentuan Seleksi Penerimaan Guru,” J. Artif. Intell. Technol. Inf., vol. 1, no. 4, pp. 154–163, 2023, doi: 10.58602/jaiti.v1i4.84.
A. Pulungan and B. Hendrik, “Implementasi Metode SAW Pada Sistem Penunjang Keputusan Untuk Penerimaan Guru Di Pesantren Darul Mursyid,” J. Penelit. Teknol. Inf. Dan Sains, vol. 1, no. 3, pp. 47–53, 2023, doi: 10.54066/jptis.v1i3.766.
H. Sulistiani, Setiawansyah, P. Palupiningsih, F. Hamidy, P. L. Sari, and Y. Khairunnisa, “Employee Performance Evaluation Using Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) with PIPRECIA-S Weighting: A Case Study in Education Institution,” in 2023 International Conference on Informatics, Multimedia, Cyber and Informations System (ICIMCIS), 2023, pp. 369–373. doi: 10.1109/ICIMCIS60089.2023.10349017.
Copyright (c) 2025 Agung Deni Wahyudi, Ari Sulistiyawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





