Implementasi Algoritma YOLOv8 Untuk Deteksi Penyakit Malaria Menggunakan Citra Sel Darah
Abstract
Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Proses diagnosis malaria secara mikroskopis memerlukan ketelitian serta waktu yang relatif lama karena dilakukan secara manual oleh tenaga medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma YOLOv8s pada sistem berbasis web untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan lima spesies Plasmodium, yaitu Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium malariae, Plasmodium ovale, dan Plasmodium knowlesi menggunakan citra mikroskopis sel darah merah. Dataset yang digunakan berjumlah 5.000 citra hasil augmentasi yang dibagi menjadi data pelatihan, validasi, dan pengujian. Proses pelatihan model dilakukan menggunakan framework Ultralytics YOLOv8, sedangkan pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing dan System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model YOLOv8s memperoleh nilai Precision sebesar 99,19%, Recall sebesar 97,59%, F1-Score sebesar 98,38%, mAP@50 sebesar 98,85%, dan mAP@50-95 sebesar 81,17%, yang menunjukkan kemampuan model dalam mendeteksi dan mengklasifikasikan objek dengan tingkat akurasi yang tinggi. Hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan seluruh fitur sistem berjalan sesuai dengan fungsi yang diharapkan. Sementara itu, pengujian usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS) yang melibatkan 15 responden memperoleh nilai rata-rata 81,66, termasuk dalam kategori Best (Grade B). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa algoritma YOLOv8s mampu mendeteksi dan mengklasifikasikan spesies Plasmodium secara efektif serta dapat diimplementasikan pada aplikasi berbasis web sebagai alat bantu deteksi malaria.
References
V. H, A. lapu Kalua, and D. T. Salaki, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Malaria dengan Certainty Factor dan Forward Chaining,” J. Inf. Technol. Softw. Eng. Comput. Sci., vol. 1, no. 1, pp. 22–34, 2022, doi: 10.58602/itsecs.v1i1.10.
T. Wahono, D. Widjayanto, and S. H. Poerwanto, “Karakteristik Habitat Larva Nyamuk dan Kepadatan Nyamuk Dewasa (Diptera: Culicidae) di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali (Analisis Data Sekunder Rikhus Vektora 2017),” J. Penelit. Penyakit Tular Vektor Artik., vol. 14, no. 1, pp. 45–56, 2022.
J. van Basten, A. S. H. Sorisi, and J. S. B. Tuda, “Survei Nyamuk Anopheles spp. di Desa Kalait Raya Kecamatan Touluaan Selatan,” J Kedokt Kom Trop., vol. 12, no. 1, pp. 539–544, 2024, [Online]. Available: https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awr9z2KdMpNnackBc5hXNyoA;_ylu=Y29sbwNncTEEcG9zAzEEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1738909598/RO=10/RU=https%3A%2F%2Fejournal.unsrat.ac.id%2Findex.php%2FJKKT%2Farticle%2Fview%2F53608/RK=2/RS=2QzHTn5dEZEewoDqdUmHt0f7wfc-
Y. Yohannes, S. Devella, and K. Arianto, “Malaria Disease Detection Using Saliency-Based Convolutional Neural Network,” JUITA J. Inform., vol. 8, no. 1, p. 37, 2020.
N. K. C. PRATIWI, N. IBRAHIM, Y. N. FU’ADAH, and S. RIZAL, “Deteksi Parasit Plasmodium pada Citra Mikroskopis Hapusan Darah dengan Metode Deep Learning,” ELKOMIKA J. Tek. Energi Elektr. Tek. Telekomun. Tek. Elektron., vol. 9, no. 2, p. 306, 2021, doi: 10.26760/elkomika.v9i2.306.
S. W. Dari and J. Triloka, “Kajian Algoritme Mask Region-Based Convolutional Neural Network (Mask R-CNN) dan You Look Only Once (YOLO) Untuk Deteksi Penyakit Kulit Akibat Infeksi Jamur,” Semin. Nas. Has. Penelit. dan Pengabdi. Masy., pp. 2598–0256, 2022.
R. Arif, A. B. Nugraha, F. G. Kedaton, W. K. A. Erlangga, and B. D. S. Wibowo, “Pengembangan Deteksi Parasit Darah Theileria equi dan Babesia caballi secara Otomatis menggunakan Algoritma YOLOv8,” J. Sain Vet., vol. 43, no. 2, p. 456, 2025, doi: 10.22146/jsv.104069.
D. A. Tyas and T. Ratnaningsih, “Analisis Segmentasi Sel Darah Merah berbasis Mask-RCNN,” J. Informatics Inf. Syst. Softw. Eng. Appl., vol. 5, no. 1, pp. 1–7, 2022, doi: 10.20895/inista.v5i1.766.
R. M. Fauzi, Kariim, Ramadhan Putra Al, N. Latifah, and H. Y. Novita, “Penerapan Metode YOLOv8 untuk Deteksi Jalan Berlubang Berbasis Object Detection,” JURIKOM (Jurnal Ris. Komputer), vol. 13, no. 1, pp. 325–334, 2026, doi: 10.30865/jurikom.v13i1.9441.
H. Setiawan, Kurniabudi, Sharipuddin, and Gunardi, “Perancangan Aplikasi Computer Vision Berbasis Convolutional Neural Network Untuk Deteksi Kematangan Kelapa Sawit,” J. Inform. Dan Rekayasa Komputer(JAKAKOM), vol. 6, no. 1, pp. 1890–1900, 2026, doi: 10.33998/jakakom.2026.6.1.2568.
R. M. NUR and R. Wijaya, “Model Klasifikasi Jumlah Kendaraan Area Kampus dengan Peningkatan Algoritma Yolov8,” J. Tekno Insentif, vol. 19, no. 2, pp. 185–196, 2025, doi: 10.36787/jti.v19i2.2070.
I. Kurniawan, Sumijan, and G. W. Nurcahyo, “Penerapan Metode YOLOv10 Untuk Deteksi Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit Berdasarkan Citra Daun,” Smart Comp Jurnalnya Orang Pint. Komput., vol. 14, no. 3, pp. 768–779, 2025, doi: 10.30591/smartcomp.v14i3.8485.
V. Afifah and S. Erniwati, “YOLOv8 for Object Detection: A Comprehensive Review of Advances,Techniques, and Applications,” IJACI Int. J. Adv. Comput. Informatics, vol. 2, no. 1, pp. 53–61, 2025, doi: 10.71129/ijaci.v2i1.pp53-61.
E. N. D. Tanadi, D. S. Y. Kartika, and A. R. E. Najaf, “Sistem Pendeteksi Penyakit Kanker Kulit Menggunakan Convolutional Neural Network Arsitektur YOLOv8 Berbasis Website,” Repeater Publ. Tek. Inform. dan Jar., vol. 2, no. 3, pp. 166–177, 2024, doi: 10.62951/repeater.v2i3.124.
A. N. A. Thohari, M. F. Lathief, L. Triyono, and K. Santoso, “Deteksi Kecurangan Ujian Pada Ruangan Tertutup Menggunakan Algoritma YOLOv8,” J. Comput. Sci. Informatics Eng., vol. 4, no. 2, pp. 61–71, 2025, doi: 10.55537/cosie.v4i2.1100.
Copyright (c) 2026 Eli Safitri, Susiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





